Minggu, 19 Mei 2013

Hitam Putih UN

Tujuan pak Jusuf Kalla untuk menggagas UN sebenarnya bagus. Tapi sayangnya beliau bukan pakar pendidikan sehingga kurang memahami apa yang sesungguhnya terjadi. Adanya UN di Indonesia bukan membuat mutu pendidikan semakin membaik,tetapi justru semakin memburuk. Data dan fakta menunjukkan akan hal itu.

Menurut Jusuf Kalla orangtua, guru, pemerintah, dan anak didik mempunyai tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, dan penguasaan ilmu pengetahuan generasi muda. Sebab, hanya kecerdasan dan ilmu pengetahuan itulah yang dapat meningkatkan kemajuan kita.Menurut beliau,dalam ujian sekolah, pada umumnya guru menguji apa yang telah dia ajarkan, sedangkan dalam ujian nasional murid diuji apa yang seharusnya mereka ketahui di mana pun murid itu berada di Indonesia.

Ada juga yang berpendapat bahwa UN tidak boleh dihapuskan karena Ujian Nasional masih diperlukan untuk uji kurikulum,uji metode pengajaran,pemetaan kemampuan sekolah,perbaikan pendidikan. Kalau tidak ada ujian berarti tidak ada standar,yang berarti tidak perlu sekolah.
Pendidikan tingkat SD,SMP,SMA harus terus dievaluasi oleh negara dengan UN.Di perguruan tinggi saja masih ada kopertis yang memantau semua universitas.

Sedangkan yang lain berpendapat bahwa sebaiknya UN dihapuskan saja. Karena terbukti, sudah lebih dari 10 tahun UN diselenggarakan mutu pendidikan kita masih rendah dan terus tertinggal dari negara lainnya. Mengapa? karena para pejabat negeri ini tak mau mendengar para praktisi dan pakar pendidikan bicara.Bahkan sudah banyak dari mereka yang menuliskannya secara akademik dan ilmiah. Tapi, lagi-lagi selalu dikalahkan dengan politik dan nafsu kekuasaan. Pendekatan yang digunakan bukan lagi pendekatan akademik, tetapi pendekatan kekuasaan.

Sejak tahun 2000 sampai sekarang kita tetap terpuruk di posisi terbawah menurut pemetaan global seperti PISA, TIMSS & PIRLS dan Learning Curve.
Hanya satu parameter yang di atas rata-rata global adalah hapalan. Yang lainnya, pemahaman, aplikasi, analisa, evaluasi, dan sintesa jeblok ! Kemampuan mana yang lebih dibutuhkan anak-anak kita di abad ke-21 ini.Bagaimana dengan Anda, apakah setuju UN dihapuskan ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar